Danramil Lacak Pemakaian Atribut Palu Arit

METROPOLITAN | CIGOMBONG – Tak mau kecolongan munculnya paham komunisme, Koramil 2123 gencar melakukan penyisiran terhadap penggunaan atribut berbau paham komunis. Seperti yang kini ramai diperbincangkan soal penggunaan atribut berlambang palu arit.

Danramil 2123 Cijeruk Mayor Oma Kurniawan mengatakan, pihaknya bersama jajaran pembina desa (babinsa) berusaha mencegah berkembangnya paham itu di lingkungan masyarakat. ”Saya pantau di sini belum ada laporan soal pemakaian atribut atau kaos bergambar palu arit. Tapi, kami dari TNI akan terus waspada jangan sampai kecolongan,” ungkap Kurniawan.

Ia mengaku tak akan segan menindak kelompok ataupun orang yang memakai kaos berlambang palu arit. Sebab, paham komunis itu telah dilarang berkembang di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sesuai ketentuan perundangan.

Untuk itu, pihaknya meminta seluruh babinsa melacak pemakaian lambang komunis di daerahnya masing-masing. “Kalau ada warga yang memakai kaos berlambang palu arit kita suruh buka dan kita tanya dapat dari mana. Tujuannya apa. Saya harap tidak ada kasus seperti itu di sini,” ucapnya tegas.

Sementara itu, Babinsa Desa Ciburuy Arsad menyatakan siap menyosialisasikan soal larangan tersebut. Apalagi, lanjut dia, Desa Ciburuy berbatasan langsung dengan ibukota pemerintahan. ”Sebagai prajurit TNI kami akan patuh pada NKRI. Kami akan sosialisasikan kepada pemerintah desa mengenai isu itu. Saya siap jaga wilayah binaan,” tutupnya. (nto/b/feb/wan)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s