Kewalahan saat Banyak Pesta Kawinan

on

METROPOLITAN – Usaha pembuatan tas pesta di Paledang ini memberi keuntungan bagi Kardi. Tak heran jika pesanan hilir mudik menghampirinya. Setidaknya, ia terus menyelesaikan pesanan hingga empat lusin setiap minggunya. Biasanya pesanan datang dari butik di Jakarta, Depok, Bekasi, Bandung, Bogor, bahkan hingga Batam. Industri rumahan yang dibuka sekitar lima tahun lalu ini memang hanya membuat satu produk tas pesta. “Produk ini lebih sering dipakai saat menghadiri undangan pesta,” katanya kepada Metropolitan, kemarin.

Kardi mengaku, di rumahnya itu ia mulai membuat pola hingga produksi siap pakai. Dibantu tiga pekerjanya, dalam dua jam bisa menyelesaikan tas pesta dengan ukuran jumbo. “Kalau yang untuk suvenir bisa lebih cepat lagi karena bentuk dan ukurannya juga lebih kecil,” kata suami dari Dede Nurjanah itu.

Ia menuturkan, tas pesta buatannya mampu bertahan hingga empat tahun. Ditambah lagi dengan ramuan lem buatannya yang menambah daya tahan tas. Harga yang ditawarkannya pun tak terlalu mahal.

Pasalnya, ia membuka harga mulai dari Rp5 ribu untuk tas suvenir hingga Rp200 ribu untuk tas pesta.

“Kalau yang kecil biasanya untuk tempat perlengkapan makeup,” ujarnya. Pria yang pernah membuat sepatu dan sandal ini berharap, pemerintah bisa memberi bantuan agar produksi tasnya dapat meningkat. Sehingga pihaknya bisa memberdayakan warga sekitar. (ano/b/els/wan)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s