Perkara Perceraian Masih Tertinggi di Jawa Barat

on

METROPOLITAN | BOGOR – Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat menggelar Diskusi Hukum dan Debat Berkas Perkara di Balaikota Bogor, Jumat (13/5). Kegiatan tersebut untuk meningkatkan kualitas para hakim agar memiliki kemampuan yang lebih profesional. Diskusi dihadiri hakim di wilayah I yang meliputi Bogor, Cibinong, Depok, Sukabumi dan Cibadak.

Kepala Pengadilan Tinggi Jawa Barat Zaenuddin Fajari menjelaskan, pada 2015 terdapat 105.000 perkara yang ditangani di lingkup Jawa Barat. Mulai dari perceraian, warisan hingga ekonomi syariah. Perkara tertinggi ditempati perceraian yang angkanya mencapai 80 persen. “Faktor penyebabnya pun mengalami pergeseran. Tak lagi karena faktor ekonomi, tetapi disebabkan kurangnya perhatian, KDRT dan pihak ketiga,” jelas Zaenuddin.

Untuk wilayah yang memegang kasus tertinggi, Zaenuddin menyebutkan terjadi di Indramayu, Sumber, Cimahi dan Bandung dengan mayoritas perkara perceraian. “Setiap tahun perkara cenderung naik. Hal ini seiring jumlah penduduk yang terus meningkat dan tingkat problem yang bervariasi serta permasalahan ekonomi syariah,” tandasnya.

Kegiatan dibuka secara resmi Kepala Pengadilan Tinggi Jawa Barat Zaenuddin Fajari yang juga dihadiri Walikota Bogor Bima Arya dan Kepala Pengadilan Agama Kota Bogor Sirajjudin Sailella. Selain untuk peningkatan kualitas hakim, kegiatan ini digelar agar para hakim mendapat pencerahan. (*/ram/wan)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s