Stasiun Parungpanjang Ramah Difabel

on

METROPOLITAN | PARUNGPANJANG – Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan akhirnya meresmikan Stasiun Parung. Di atas tanah seluas 756 meter persegi, stasiun yang terdiri dari dua lantai ini mulai beroperasi. Tak hanya melayani warga dalam persoalan moda transportasi, di stasiun ini PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga menyediakan pos kesehatan khusus calon penumpang kereta yang telah mengantongi tiket.

Kepala Staisun Parungpanjang Wahyudin mengungkapkan, pelayanan kesehatan itu diberikan secara Cuma-cuma bagi penumpang yang telah membeli tiket, baik tiket Kereta Rel Listrik (KRL) ataupun kereta local. “Di sini ada sudah disiapkan empat loket tiket KRL dan dua tiket kereta lokal. Bagi yang bertiket pelayanan di pos kesehatan ini gratis,” ungkap Wahyudin. Ia pun menambahkan, di pos kesehatan ini setiap kaum difabel diberi fasilitas berupa kursi roda untuk menuju ke lantai dua, tempat agte berada. “Memang untuk ke lantai dua sudah disediakan tangga dan lift. Sehingga kaum difabel dapat memanfaatkan kursi roda sebelum menggunakan lift,” terang dia.

Menurut Wahyudin, pembangunan Stasiun Parungpanjang kini tengah dalam tahap penyelesaian. Beberapa pekerjaan masih tampak dilakukan. ”90 persen ini sudah bagus banget,” katanya.

Rencananya, lanjut Wahyudin, Stasiun Parungpanjang juga akan terintegrasi dengan bus DAMRI, tujuan akhir Jasinga, Bogor. ”Tunggu deal Reska Multi Usaha (pengelola parkir). Saya sudah bicara langsung sama pengelolanya,” tandasnya. (kps/feb/wan)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s