Tanggul Jebol, UPT Pengairan ogah Disalahkan

on

METROPOLITAN | CISEENG – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengairan Wilayah V Parung, Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Bogor membantah telah mengabaikan dan tidak menangani jebolnya tanggul di bantaran kali akibat longsor di Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

”Kami sudah menanganinya hingga empat kali sampai yang terakhir Senin kemarin,” ujar Kepala UPT Pengairan Wilayah V Parung Wiwied Yulianingsih, kemarin. Wiwied mengatakan, bencana longsor yang membanjiri 247 lahan pertanian dan tambak ikan telah ditindaklanjuti ke bidang dan kepala dinas.

Pada hasil rapat evaluasi, longsornya bantaran kali ada pada tanggung jawab PSDA Provinsi Jawa Barat. ”Waktu evaluasi setiap Senin sebenarnya kewenangan sungai itu berada pada provinsi. Saya sudah telepon dan layangkan surat terkait musibah ini,” ucapnya.

Kendati demikian, Wiwied kembali menjelaskan, UPT Parung telah berkoordinasi untuk bekerja sama dengan stakeholder lainnya seperti Muspika Ciseeng dan kepala desa. ”Kami hadir membantu nenutup bagian yang jebol. Jadi salah jika warga menyebut UPT tinggal diam. Mestinya kata-kata tersebut ditujukan ke provinsi,” katanya.

Di tempat terpisah, Sekretaris Kecamatan Ciseeng E Rismawan menilai longsornya tanggul akibat pengikisan dari aliran sungai yang kuat. Penyebab lainnya para petani yang tidak memperhitungkan jarak bantaran sungai saat menggarap ladang. ”Harusnya tidak terlalu dekat dengan sungai. Ini kan hanya dua meter. Jadi bagaimana tidak jebol, saat musim penghujan aliran dan volume sungai meningkat,” paparnya.

Rismawan menyebut masalah ini harus diselesaikan secara musyawarah antara pemerintah dan warga. Sebab, jika kondisi itu dibiarkan dalam waktu sepekan, jelas ratusan petani ikan akan merugi. Para pemilik tambang lebih bijak jika tidak melibatkan terlalu jauh pemerintah dari segi perbaikan.

”Sebagai pengguna air, mereka membutuhkan air sekaligus menjadikan air sebagai pendapatan mereka. Tak ada salahnya jika beramai-ramai bergotong-royong memperbaiki. Jadi saat ini agar mendapat solusi terbaik kita musyawarah,” pungkasnya. (yos/b/feb/wan)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s