UPT Jalan dan Jembatan Diprotes Kades

on

METROPOLITAN | CIBUNGBULANG – Unit Pelayanan Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan Ciampea diprotes warga. Sebab, sudah lima bulan, jalan bekas longsor yang ada di Kampung Pabuaran Tonggo, RT 03/05, Desa Girimulya, Kecamatan Cibungbulang, tak kunjung diperbaiki. Inilah yang membuat kondisi jalan semakin parah.

Warga sekitar, Didi Uwaeyadi (43), mengaku banyak warga yang resah dengan kondisi tersebut. Apalagi, jalur itu menjadi akses utama yang dilalui warga Kampung Pabuaran Tonggoh. ”Kalau hujan longsor bisa lebih parah. Untuk itu, kami berharap pemerintah cepat tanggap. Kalau hujan terus sampai beberapa hari ke depan, saya yakin badan jalan juga akan longsor,” katanya.

Untuk itulah, dia meminta pemerintah segera memberikan rambu peringatan jalan longsor. Apalagi, bagian tebing longsor yang ada di tepi jalan itu cukup dalam yaitu 30 meter. “Kalau lewat jalan itu kendaraan harus pelan, takutnya terjadi longsor susulan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Giri Mulya Lukman Sapari juga mendesak Pemerintah Kabupaten (Pmekab) Bogor lewat UPT Jalan dan Jembatan segera memperbaiki jalan penghubung dua desa yaitu Desa Girimulya, Kecamatan Cibungbulang dengan Desa Cicadas, Kecamatan Ciampea. “Karena ini jalan kabupaten, sehingga kewenangannya UPT Jalan dan Jembatan Ciampea,” keluhnya.

Jika tidak segera diperbaiki, lanjut dia, maka kerusakannya akan semakin parah dan membahayakan setiap pengendara yang melintas. “Kalau tidak secepatnya diperbaiki, jalan yang sudah terkikis longsor bisa terputus,” tukasnya. (ads/b/feb/py)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s