Dua Siswi SMKN 1 Kembali Ikuti Debat Bahasa Tingkat Nasional

on

METROPOLITAN | BOGOR – Terbukti, SMKN 1 Bogor memang ’Serbabisa’. Tahun Pelajaran 2015/ 2016 ini saja, tiga siswanya akan tampil di ajang lomba tingkat nasional. Terakhir, dalam lomba debat bahasa Inggris, Indhihar S Aurella dan Bahasa Jerman Safira Aida Lunadevy. Kedua siswi itu berhasil meraih yang terbaik dalam seleksi lomba debat bahasa tingkat Provinsi Jawa Barat.

Sebelumnya, Angga Sofyan siswa SMKN 1 juga maju ke lomba tingkat nasional setelah berhasil meraih juara pertama dalam mata lomba Vocal Solo pada Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Provinsi Jawa Barat di Tasikmalaya, akhir pekan lalu.

Kepala SMKN 1 Kota Bogor Chairil Anwar membenarkan, dua siswinya kembali menjadi ’duta’ Jawa Barat untuk mengikuti lomba debat bahasa tingkat nasional di Bangka Belitung.

”Alhamdulillah, dua siswi kami kembali meraih prestasi yang cukup membanggakan dan mengharumkan nama baik SMKN 1 Bogor dalam lomba debat bahasa Inggris dan Jerman. Sehingga, Indhihar S Aurella dan Safira Aida Lunadevy berhak mengikuti lomba tingkat nasional,” ujar Chairil.

Chairil juga mengaku gembira atas prestasi yang diperoleh siswa SMKN 1, terutama dalam lomba debat bahasa Inggris dan Jerman itu. Menurut Chairil, dengan mengikuti lomba debat ini, ternyata hasilnya positif karena telah memberi pengalaman bagi siswa SMK untuk mengasah kemampuan berbahasa asingnya.

”Memang, lomba itu sebagai salah satu upaya meningkatkan kompetensi berkomunikasi anak-anak kita. Apalagi sebagian dari anak-anak kita ini nantinya akan bekerja di perusahaan asing atau multinasional,” kata Chairil.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Menengah, Dinas Pendidikan Kota Bogor, H Jana Sugiana juga mengaku bangga atas prestasi yang telah diraih para siswa SMKN 1. Apalagi terhadap kedua siswi yang nantinya akan mewakili Jawa Barat ke tingkat nasional.

Bahkan, menurut Jana, kegiatan lomba debat bahasa itu sangat bermanfaat untuk mempersiapkan insan cerdas, terampil, mandiri dan berdedikasi tinggi sebagai penerus bangsa. ”Lomba debat bahasa itu sangat terkait dan merupakan bagian pembentukan jati diri siswa yang berkualitas,” papar Jana.

Sebab, kata Jana, apalagi memasuki pasar bebas, saat ini dunia kerja menuntut setiap peserta didik, khususnya siswa SMK, harus memiliki keterampilan lain, baik dari segi akademik maupun non-akademik, salah satunya keterampilan berbahasa.

Untuk itu, ia berharap atas keberhasilan kedua siswi itu dapat memotivasi siswa SMK lainnya, khususnya siswa SMKN 1 untuk meningkatkan potensi dan keterampilan bahasa Indonesia dan bahasa asing yang pada gilirannya akan meningkatkan percaya diri siswa dalam pergaulan di tingkat nasional maupun internasional.

Sebab, bahasa Indonesia dan bahasa asing, selain bahasa Inggris sebagai life skill di lingkungan SMK dan masyarakat pada umumnya juga dapat memberikan pemahaman terhadap fungsi dan peran bahasa sebagai alat komunikasi.

Tak hanya itu, bahasa juga pengembangan jati diri bangsa yang akan berdampak pada kepercayaan masyarakat akan potensi SMK sebagai tempat Diklat dan penyedia SDM bermutu serta sebagai mitra kerja potensial bagi dunia kerja. (tur/ar/ram/wan)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s