Awas, Citeureup Rawan Kejahatan

on

METROPOLITAN | CITEUREUP – Sejumlah kecamatan di wilayah Timur Kabupaten Bogor masuk dalam zona rawan aksi kejahatan. Di antaranya Kecamatan Gunungputri, Citeureup dan Cileungsi. Aksi begal dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) pun kerap terjadi di wilayah ini.

Seorang karyawati, Mega Sari (23), mengaku pernah diikuti pria tak dikenal saat melintasi Jalan Alternatif Sentul hingga Jalan Raya Pahlawan. Saat itu, ia merasa curiga dengan dua pengendara yang mengikutinya dari belakang. Beruntung, saat itu Sari yang sigap langsung memberhentikan motornya di sebuah warung.

“Waktu itu posisinya sudah malam. Saya ngerasa ada yang ngikutin. Akhirnya saya berhenti di warung yang masih buka. Terus dua pengendara itu tiba-tiba memperlambat lajunya. Saya akhirnya telepon ke rumah minta dijemput,” katanya.

Kapolres Bogor AKBP Suyudi Aryo Seto mengakui jika wilayah Citeureup masuk zona rawan kejahatan. Berdasarkan data Polres Bogor, dalam satu bulan sedikitnya ada 30 kasus kejahatan begal dan curanmor.

“Dalam sebulan terakhir, kita menangkap 30 pelaku serta barang bukti di beberapa titik yang merupakan zona merah, yakni Gunungputri, Citeureup dan Cileungsi,” ungkapnya.

Dari tangan pelaku, lanjut dia, petugas pun mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tiga pucuk senjata api, dua golok dan kunci leter T 23 buah dan mata anak kunci 32 mata serta 14 unit kendaraan roda dua dan 17 unit kendaraan roda empat. Ia pun mengimbau masyarakat waspada terhadap aksi kejahatan di kawasan tersebut. (ps/feb/py)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s